Tuesday, February 14, 2012

PENYAKIT INI TAK PERLU ANTIBIOTIK

Mari  jadi orang tua yang bijak dengan mengenal lebih jauh beberapa penyakit anak, sehingga tidak akan sembarangan memberi dia antibiotik.
Ø  PILEK, umumnya disebabkan oleh infeksi virus sehingga bisa sembuh tanpa obat, atau tergantung kekebalan tubuh anak. Anda bisa membantu dengan memberi anak makanan yang lengkap dengan gizi seimbang, dan minta agar dia banyak beristirahat.
Ø  DEMAM, justru merupakan reaksi tubuh untuk melawan infeksi. Ketika anak demam, amati kondisi dan perilaku dia, untuk menentukan ada atau tidak kegawatdaruratan. Beri dia cairan lebih sering dari biasa (meski sedikit-sedikit) agar tidak dehidrasi. Tawarkan makanan ringan yang segar dan dia sukai. Jangan cemas ketika dia tak berselera makan karena yang paling dibutuhkan adalah cairan (ASI dan lain-lain). Ketahui kapan harus ke dokter/rumah sakit, yakni bayi kurang dari 3 bulan, demam tanpa batuk pilek sudah berlangsung lebih dari 72 jam (3 hari), kejang, sesak napas, kesadaran menurun, atau dehidrasi berat.
Ø  BATUK bukanlah penyakit, melainkan refleks untuk menjaga agar saluran napas kita tetap bersih dari dahak, debu, dan untuk mengusir benda asing (makanan/minuman) jika kita tersedak. Kebanyakn batuk pada bayi dan anak disebabkan oleh infeksi virus di saluran napas yang akan sembuh sendiri. Batuk yang berkepanjangan tanpa demam dan anaknya baik-baik saja, umumnya disebabkan oleh alergi. Jaga asupan cairan balita dan hindarkan balita dari zat-zat pemicu batuk, seperti asap rokok. Sebaiknya jangan diberikan obat penekan batuk maupun pengencer dahak, biarkan balita batuk.
Ø  RADANG TENGGOROKAN pada anak batita umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Semua orang ketika flu atau selesma, tenggorokannya pasti meradang; merah dan nyeri. Atasi dengan mengamati anak, memberi dia cairan lebih sering dari biasanya dan jika perlu, berikan obat pereda demam, yaitu parasetamol.
Ø  DIARE, dengan atau tanpa muntah, merupakan refleks untuk membuang segala hal yang tidak “berkenan” bagi saluran cerna kita, misalnya kuman, virus, racun atau yang menimbulkan alergi. Kebanyakan diare pada anak disebabkan oleh infeksi virus. Semakin sering anak diare, semakin sering kita beri asupan cairan (ASI, oralit,ciran lain, termasuk sup atau air buah). Jangan berikan obat untuk menghentikan diare dan muntah karena akan memperlambat proses “pengusiran”. Anak juga jangan dipuasakan, tawari makan. Kalau tinjanya berdarah, periksakan di laboratorium untuk menyingkirkan kemungkinan amuba.

2 comments:

  1. Artikel ini teruta sangat bermanfaat bagi ibu-ibu muda agar tidak salah memberi obat bagi putra putri mereka yang sakit. Memberi obat yang salah akan sangat membahayakan. Penting juga bagi kita semua. Jangan sampai sakit ringan diberi obat yang berat seperti pepatah membasmi sarang tikus dengan bom. TQ

    ReplyDelete